Untuk yang ke-empat kalinya, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tuban, telah berhasil mengantarkan siswa-siswi lulusan SLTA dari keluarga kurang mampu di Bumi Wali Tuban masuk ke perguruan tinggi negeri baik melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri(SBMPTN) 2014 atau jalur undangan.
Sebanyak 50 dari 100 siswa-siswi yang sebelumnya telah mengikuti Try Out Pesantren Kilat (Sanlat) SBMPTN 2014 yang digelar oleh PC GP Ansor Tuban di kantor PC NU Tuban Jl. P. Diponegoro pada pertengah Mei 2014 lalu.
“Alhamdulillah, sementara data yang kami terima dari laporan para siswa-siswi yang lolos diperguruan tinggi negeri baru ada 50 Siswa, kemungkinan bisa bertambah, karena semua belum melapor pada kami,” Kata Manajer Sanlat SMBTN PC GP Ansor Kabupaten Tuban Jamal Ghofir (25/7).
Para siswa-siswi yang diterima diperguruan tinggi negeri ini nantinya akan selalu dimonitor oleh Tim PC GP Ansor Tuban, karena sebelum mereka mengikuti Sanlat SBMPTN diwajibkan untuk membawa misi Nahdalatul Ulama (NU) dalam mempertahankan ajaran ala Ahlussunal wal jama’ah dikampus masing-masing.
“Selain kita latih, bimbing dampingi secara gratis agar bisa lolos masuk perguruan tinggi negeri, siswa-siswi ini juga kita bekali ajaran agama ala ahlussunah, biar nanti pada saat dikampus tidak terkontaminasi oleh ajaran-ajaran islam yang menyesatkan serta jauh dari ajaran NU,” Terang Jamal yang juga Dosen Sekolah Tinggi Ma’duum Ibrahim (STITMA) Tuban ini.
Seperti disampaikan sebelumnya Sanlat SBMPTN ini adalah salah satu program bimbingan yang mengantar anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk meneruskan jenjang pendidikan yang lebih tinggi setelah lulus SLTA sederajat.
PC GP Ansor Tuban juga meminta pemerintah kabupaten (Pemkab) Tuban ikut peduli pada siswa-siswi berprestasi dari kalangan keluarga kurang mampu, karena apa yang dilakukan oleh GP Ansor juga ikut membantu program pengentasan kemiskinan serta kepedulian pada dunia pendidikan.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami (GP Ansor.red) pada keluarga kurang mampu yang mempunyai anak berprestasi dan berkeinginan untuk meneruskan pada jenjang pendidikan perguruan tinggi, akan tetepi keluarga atau orang tuanya tidak mampu untuk membiayai, oleh karena ituberharap Pemkab bisa mensuport program GP Ansor seperti ini,” Kata Muhimmudin, S.Ag Sekretaris Umum PC GP Ansor Tuban.
Diterangkan pulan, biaya Try Out Samlat SBMPTN selama satu bulan diambilakan dari kantong pribadi sejumlah pengurus. “Dalam setiap Sanlat, lebih dari Rp 50 juta kita keluargan untuk membimbing anak-anak berprestasi dari keluar kurang mampu, bahkan ketika mereka ini lolos, mereka ini kita antar ke PTN mereka diterima serta mencarikan tempat Kost atau asrama, dengan harapan alumni Sanlat Ansor nantinya setelah kembali ke Tuban, bisa ikut membesarkan NU,” Pungkas Muhimmudin. (Suwandi, Saiful Adam, Mat Hadi)

Tim Redaksi